Beranda BERITA TERBARU Sadis, di Bulukumba Ada Anak Tebas Ayah Kandungnya Hingga Tewas

Sadis, di Bulukumba Ada Anak Tebas Ayah Kandungnya Hingga Tewas

74

BULUKUMBA-mitraserasi.com-Warga Dusun Balang Pesoang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Alimuddin, 70, tewas usai ditebas anak kandungnya, Sainuddin, 49, Rabu (29/08/2018). Korban diketahui mengalami luka serius di bagian lengan dan kepalanya hingga tersungkur ke tanah.

Informasi yang diperoleh SINDOnews, kejadian ini berawal saat pelaku tiba-tiba bangun dari tempat tidur dan melihat ayahnya sedang mencekik leher adiknya, Saleh hingga dikabarkan hampir tewas.

Pelaku kemudian bangun dan mengambil parang dan menarik ayahnya ke dalam kamar rumah. Selanjutnya, pelaku memarangi korban di bagian lengan dan kepala. Korban yang berusaha kabur namun tidak berhasil.

Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut sedianya langsung melarikan korban ke Puskesmas setempat.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas, cuman nyawanya tidak dapat tertolong,” kata salah satu tetangga korban, Urban.

Dia pun mengatakan, tidak sempat melerai pelaku lantaran Sainuddin masih memegang parang yang digunakan untuk menebas ayahnya. Sehingga kata dia, warga lainnya pun tidak berani mendekat. Warga baru berhasil mendekat setelah meminta ke Sainuddin meninggalkan ayahnya.

Lebih lanjut, Urban menilai, bahwa hanya penglihatan Sainuddin yang melihat korban mencekik leher adiknya sendiri. Sejatinya tidak demikian, sebab adiknya Saleh tidur secara terpisah dari rumah orang tuanya.

Bahkan korban sedang tidur nyenyak, namun pelaku datang memarangi hingga tewas. Adik pelaku melarikan diri setelah kejadian pemarangan ini.

“Iya, hanya penglihatan saja. Karena kan korban dengan adiknya tidak satu rumah. Dia terpisah rumah,” katanya.

Atas kejadian, pelaku terpaksa diamankan kepolisian setempat untuk menanggung perbuatannya.

Kanit Reskrim Polsek Bulukumpa, Aiptu Baharuddin, mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan, selanjutnya akan ditahan khusus di Mapolres Bulukumba.

“Kita sudah amankan. Kita akan proses sesuai prosuder yang berlaku,” ungkapnya. Diketahui, Sainuddin sudah beberapa kali keluar masuk rumah sakit jiwa di Makassar. Dia diduga menderita penyakit jiwa, sebab saat penyakitnya kambuh rumah tetangga di Balang Pesoang sering dilempar batu,” jelasnya.

(bds)

sindonews